Mencegah lebih baik daripada mengobati. Pasti sudah sering dengar pepatah ini, kan? Tapi, sudahkah kita benar-benar menerapkannya dalam hidup sehari-hari? Nah, kali ini kita bakal bahas soal vaksin apa saja yang perlu kamu siapkan sebelum melangkah ke jenjang pernikahan. Tujuannya sederhana, agar pernikahanmu tetap bahagia tanpa terganggu penyakit yang nggak diundang!
Kenapa Perlu Vaksin Sebelum Menikah?
Persiapan menikah biasanya penuh dengan detail: mulai dari gedung atau tenda, dekorasi, katering, sampai urusan parkir tamu. Tapi, ada satu hal penting yang sering terlewatkan, yaitu vaksinasi sebelum menikah.
Kenapa penting? Karena saat menikah, kita akan berbagi segalanya dengan pasangan, termasuk risiko terpapar virus atau bakteri yang mungkin tanpa disadari sudah ada di sekitar kita. Bukan berarti kamu atau pasangan punya penyakit, tapi ada beberapa virus yang bisa menular tanpa harus ada sentuhan langsung. Kamu nggak akan pernah tahu kapan virus itu datang dan memengaruhi kesehatanmu atau pasangan.
Contohnya, virus HPV yang bisa menyebabkan kanker serviks. Virus ini bisa menular bahkan dari gagang pintu toilet umum! Jadi, sebelum menjalani pernikahan yang sehat, sebaiknya cek dulu vaksin apa saja yang harus kamu dapatkan.
Vaksin Wajib Sebelum Menikah
Berikut ini adalah daftar vaksin yang disarankan sebelum menikah:
- Tdap (Tetanus, Difteri, Pertusis)
- MMR (Campak, Gondongan, Campak Jerman)
- HPV (Kanker Serviks)
- Varicella (Cacar Air)
- Hepatitis B
Kenapa Imunisasi Ini Penting?
Beberapa penyakit, seperti cacar air dan campak jerman, sangat berbahaya jika menyerang ibu hamil, terutama di usia kehamilan tertentu. Makanya, vaksin ini wajib diberikan sebelum kamu hamil, supaya calon ibu dan janin tetap aman.
Namun, perlu diingat, beberapa vaksin butuh waktu untuk lengkap. Contohnya, ada yang memerlukan hingga tiga kali suntik, dan jarak antar suntikan bisa mencapai 6 bulan. Jadi, sebaiknya kamu mulai imunisasi minimal 6 bulan sebelum menikah. Penting juga untuk memastikan kamu belum hamil saat memulai rangkaian vaksinasi ini.
Bagaimana Jika Sudah Hamil?
Kalau kamu kebetulan sudah hamil sebelum menikah, nggak perlu khawatir. Masih ada beberapa vaksin yang aman untuk ibu hamil, seperti:
- Vaksin Tdap (Tetanus, Difteri, Pertusis)
- Vaksin Influenza
Jadi, meski sudah hamil, kamu tetap bisa melindungi diri dan si kecil dengan vaksinasi yang dianjurkan untuk ibu hamil.
Simak penjelasan selengkapnya mengenai vaksin untuk ibu hamil di video berikut ini :
Demikian, semoga apa yang kami tulis bisa membantu Anda dan sampai jumpa di artikel berikutnya.
Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

